Presiden gaungkan optimisme pada akhir festival kasidah

Jakarta (ANTARA News) – Presiden Joko Widodo menggaungkan optimisme pada penutupan Festival Bintang Vokalis Qasidah Tingkat Nasional Tahun 2018 Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis malam (29/11).

“Melalui kasidah rasa optimis bisa muncul dan bertumbuh di hati umat. Memang sebagai umat muslim kita jangan pernah pesimistis, jangan pernah putus asa,” katanya sebagaimana tertulis dalam siaran pers pemerintah.

Kepala Negara mengatakan bahwa dalam sejarah peradaban dan kebudayaan Islam, ilmu pengetahuan, sains, teknologi, dan seni berkembang pesat dan tumbuh subur.

Ia mengatakan kasidah juga bisa terus berkembang dan menjadi sarana syiar serta penyemangat maupun pengingat umat untuk mengikuti tuntunan agama dalam berperilaku dan bertindak.

“Coba kalau kita artikan tadi, abttahiyyat wabsalam, melalui perilaku mulia dan damai. Kemudian ansyaru ahlal kalam jainuddin yahtirom, sebarkanlah ucapan yang manis,” katanya.

Sebelum menyampaikan sambutan dalam acara itu, Presiden menyerahkan Piala Presiden kepada Juara Umum Festival Bintang Qosidah Gambus Tingkat Nasional Tahun 2018 kepada kontingen Sumatra Utara.

Pemenang Festival Bintang Qosidah Gambus Tingkat Nasional Tahun 2018 Kategori Anak-anak, Putra Ananda Muhamad Fahrizal dari Provinsi Sumatra Utara, membawakan lagu “Ya Umri” pada akhir acara.

Baca juga:
Presiden sebut qasidah semakin menarik dan membangkitkan optimisme Islam
Kemenag: kesenian salah satu media dakwah

 

Pewarta: Joko Susilo
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2018